Penjualan Barang Dagangan (Sales) dan Penerimaan Kembali Barang Dagangan yang Dijual/Retur?

 on Tuesday, August 25, 2015  

Penjualan Barang Dagangan (Sales)
Transaksi penjualan merupakan transaksi utama untuk memperoleh penghasilan dan merupakan komponen utama pembentukan laba. Untuk penjualan secara kredit, setiap penjualan barang dagangan selalu dicatat pada akun penjualan di sisi kredit dengan akun piutang dagang di sisi debit. Namun, untuk penjualan secara tunai, setiap penjualan barang dagangan berarti menambah kas untuk penjualan secara tunai sehingga kas dicatat pada akun kas di sisi debit dengan akun penjualan di sisi kredit.

Contoh:
15 Maret 2006 Dijual secara tunai barang dagangan seharga Rp4.000.000,00. 18 Maret 2006 Dijual secara kredit barang dagangan seharga Rp7.000.000,00 kepada Toko Budi Makmur
Transaksi tersebut dicatat dalam jurnal berikut ini.


f. Penerimaan Kembali Barang Dagangan yang Dijual/Retur
Penjualan dan Pengurangan Harga (Sales Returns and Allowances) Akun retur penjualan dan pengurangan harga (sales return and allowances) ini berfungsi sebagai tempat mencatat transaksi penerimaan kembali barang yang telah dijual atau pengurangan harga yang diberikan kepada pihak pembeli. Misalnya, barang yang dijual sebagian ada yang rusak atau tidak sesuai dengan pesanan.

Transaksi retur penjualan akan dicatat dalam akun retur penjualan (sales return), yang termasuk akun kontra dari akun penjualan.
Contoh:
17 Mei 2006 CV Sejahtera menerima pengembalian sebagian barang yang telah terjual pada 15 Mei 2006 kepada UD Makmur dengan harga Rp6.000.000,00.
Transaksi ini akan dicatat oleh CV Sejahtera dalam jurnal umum sebagai berikut.
g. Potongan Penjualan (Sales Discount)
Salah satu cara yang digunakan penjual dalam menaikkan omzet penjualannya adalah dengan memberikan potongan penjualan. Akun potongan penjualan ini termasuk akun kontra dari akun penjualan. Potongan penjualan oleh penjual akan dicatat pada akun potongan penjualan di sisi debit dan akun piutang dagang di sisi kredit. Akun ini, biasa terjadi dalam hal pembeli melakukan pembayaran utangnya dalam periode potongan yang telah ditetapkan.

Contoh:
2 Maret 2006 Dijual barang dagangan seharga Rp7.000.000,00 dengan syarat 2/10, n/30 kepada Toko Sekawan dengan faktur No.305. 7 Maret 2006 Diterima pelunasan atas penjualan barang dagangan tanggal 2 Maret 2006
Transaksi tersebut akan dicatat dalam jurnal sebagai berikut:

Beban Angkut Penjualan (Transportation Out/Freight Out)
Beban angkut penjualan terjadi karena penjual menanggung biaya
pengiriman barang sampai ke tempat pembeli. Biaya ini dilaporkandalam biaya operasional.

 Transaksi tersebut akan dicatat dalam jurnal sebagai berikut:



Contoh:
15 Mei 2006 Diterima faktur dari CV Tiki atas pengangkutan penjualan barang dagangan yang dilakukan secara kredit sebesar Rp300.000,00.
22 Mei 2006 Dibayar beban angkut sebesar Rp200.000,00 atas penjualan barang secara tunai.

Penjualan Barang Dagangan (Sales) dan Penerimaan Kembali Barang Dagangan yang Dijual/Retur? 4.5 5 k Tuesday, August 25, 2015 Penjualan Barang Dagangan (Sales) Transaksi penjualan merupakan transaksi utama untuk memperoleh penghasilan dan merupakan komponen utama pe...


1 comment:

Laman

Label

Powered by Blogger.