Berikan contoh tentang Tidak boleh mengantisipasi laba sebelum terjadi, tetapi harus mengakui kerugian yang sangat mungkin terjadi?

 on Saturday, October 24, 2015  

Tidak boleh mengantisipasi laba sebelum terjadi, tetapi harus mengakui kerugian yang sangat mungkin terjadi.
Contoh :
Dalam kasus hukum kemungkinan >60% memenangkan sejumlah uang, hal ini tidak boleh dicatat sebagai harta sebelum benar-benar diterima uangnya, sedangkan bila >60% kalah dan harus membayar tambahan, maka kerugian dan kewajiban harus segera dibukukan.

Rekening riil terdiri atas apa saja?
HARTA
  1.  Harta Lancar
  2.  Kas (Cash)
  3.  Bank (Bank)
  4. Wesel Tagih (Notes Receivable)
  5. Piutang Usaha (Accounts Receivable
  6.  Persediaan Barang Dagang (Merchandise inventory)
  7. Sewa dibayar di Muka (Prepaid Rent)
  8. Asuransi Dibayar di Muka (Prepaid Insurance)
  9.  Perlengkapan Kantor (Office Suplais)
  10.  Perlegkapan Toko (Store Suplais) Dan lain-lain


Rekening nominal terdiri atas apa saja ?
 PENDAPATAN
  1. Pendapatan Usaha
  2. Pendapatan Jasa (Fees Earned
  3. Pendapatan lain-lai
  4.  Pendapatan Bunga (Interest Income)
  5.  Pendapatan Komisi (Komisi Income)
  6.  Pendapatan Sewa (Rent Income
  7.  Laba atas penjualan Harta Tetap (Gain an sale of fixed assets) Dan lain-lain
Berikan contoh Depresiasi (Penyusutan)?
Contoh :
Penyusutan mesin ditentukan 5% setahun dari harga perolehan (nilai mesin per 31 Desember 2005 Rp 20.000.000,-) Jurnal penyesuaian per 31 Desember 2005 Biaya penyusutan mesin Rp 1.000.000,- Akumulasi penyusutan mesin Rp 1.000.000,- Perhitungan : Biaya penyusutan : 5% x Rp 20.000.000,- = Rp 1.000.000

Sebutkan contoh aktiva tetap berwujud?
Contoh : tanah, gedung dan peralatan. Aktiva tetap selain tanah setiap akhir periode disusutkan, dilaporkan di neraca sebelah debet. Tanah dilaporkan sesuai dengan harga perolehannya, sedangkan selain tanah sebesar nilai bukunya.
Berikan contoh tentang Tidak boleh mengantisipasi laba sebelum terjadi, tetapi harus mengakui kerugian yang sangat mungkin terjadi? 4.5 5 k Saturday, October 24, 2015 Tidak boleh mengantisipasi laba sebelum terjadi, tetapi harus mengakui kerugian yang sangat mungkin terjadi. Contoh : Dalam kasus hukum kemu...


No comments:

Post a Comment

Laman

Label

Powered by Blogger.

Arsip Blog